Loading...

Membeli Cinta...

Dalam perjalanan pulangia teringat pesan tuannya, "Belikan sesuatu yang belum aku miliki.&quo...



Dalam perjalanan pulangia teringat pesan tuannya, "Belikan sesuatu yang belum aku miliki." "Apa, ya?"tanya si bodoh dalam hati. "Tuanku sangat kaya, apa lagi yang belum dia punyai?"Setelah berpikir agak lama, si bodoh pun menemukan jawabannya.
Dia kembali keperkampungan miskin tadi. Lalu dia bagikan lagi uang yang sudah dikumpulkannya tadi kepada para penduduk. "Tuanku, memberikan uang ini kepada kalian," katanya. Para penduduk sangat gembira. Mereka memuji kemurahan hati sang tuan. 


Ketika si bodoh pulang dan melaporkan apa yang telah dilakukannya, sang tuan geleng-geleng kepala. "Benar-benar bodoh," omelnya.Waktu berlalu. Terjadilah hal yang tidak disangka-sangka; pergantian pemimpin karena pemberontakan membuat usaha sang tuan tidak semulus dulu. Belum lagi bencana banjir yang menghabiskan semua harta bendanya. Pendek kata sang tuan jatuh bangkrut dan melarat. Dia terlunta meninggalkan rumahnya. Hanya si bodoh yang ikut serta. 


Ketika tiba di sebuah kampung, entah mengapa para penduduknya menyambut mereka dengan riang dan hangat; mereka menyediakan tumpangan dan makanan buat sang tuan."Siapakah para penduduk kampung itu, dan mengapa mereka sampai mau berbaik hati menolongku?" tanya sang tuan. 


"Dulu tuan pernah menyuruh saya menagih hutang kepada para penduduk miskin kampung ini," jawab si bodoh. "Tuan berpesan agar uang yang terkumpul saya belikan sesuatu yang belum tuan punyai. Ketika itu saya berpikir, tuan sudah memiliki segala sesuatu. Satu-satunya hal yang belum tuanku punyai adalah cinta di hati mereka. Maka saya membagikan uang itu kepada mereka atas nama tuan. Sekarang tuan menuai cinta mereka."
Artikel Motivasi 5786752283235003680

Post a Comment

Bekomentarlah dengan baik, penulis akan menghapus komentar jika
1. Menyantumkan Link di dalam kotak komentar
2. Tidak sesuai Isi
3. SPAMMING

emo-but-icon

Home item